Saturday, April 28, 2018


Sebagaimana kita ketahui microsoft word merupakan aplikasi yang banyak digunakan dalam merangkai kalimat. Namun jika kita mempelajari lebih jauh, microsoft word ini memiliki banyak fungsi seperti membuat table, diagram, bahkan gambar suatu bangun ruang.
Disinu saya akan membagikan sebuah tips untuk menerapkan teks ke dalam label yang berbentuk stiker. Tujuan dari menulus teks ke dalam stiker ini adalah agar kita tidak perlu menulis manual. Jadi dengan demikian jika kita memiliki suatu barang yang akan di temoel dengan stiker yang berisi informasi dari barang tersebut, kita tidak perlu repot-repot lagi menuliskannya.
Baiklah kita mulai bagaimana caranya agar teks saat dicetak ke printer, tidak terpotong atau posisi teksnya tepat berada pada area stiker.

Berikut langkah yang dapat anda lakukan untuk membuat teks pada Label Stiker:


1. Tentukan terlebih dahulu format ukuran stiker yang akan anda gunakan dan merk dari stiker yang anda beli. Mengapa saya katakan disini merk dari stiker ? karena setiap merk stiker memiliki jarak yang berbeda antara labelnya. Biasanya ukuran yang umum digunakan dalam mencetak di label stiker ini adalah ukuran 121, 100, 124 dan lainnya, hal ini tergantung pada stiker yang akan anda gunakan.
2. Siapkan mistar / penggaris.
3. Buka Microsoft Word, kemudian masuk ke menu file option - advanced - Display. Rubah seting unit ukuran menjadi milimeter.
Hal ini dikarenakan ukuran international yang banyak digunakan adalah milimeter dan inch. Disamping itu juga untuk memudahkan dalam seting detail label.
4. Masuk ke Menu Mailing - Label
5. Saat anda berada pada windows Envelopes and Labels pilih menu-menu yang saya beri tanda di gambar berikut :
5a. Pilih menu Option
5b. New Label yang akan menampilkan Detail Label
6. Pada Detail Label ini, saya asumsikan akan menggunakan stiker no.103 dengan ukuran 3,2 cm x 6,4 cm, yang artinya jika dikonversi ke milimeter maka akan menjadi 32 mm x 64 mm. Jika dilihat dari tampilan Menu Label Detail, anda harus merubah kolom isian anda sesuai dengan label yang akan anda gunakan. Adapun fungsi dari kolom-kolom isian tersebut adalah :
a. Label Name = rubah nama label sesuai dengan no label yang anda gunakan agar dapat memudahkan dalam mengingat. Disini saya isi dengan 103, atau jika anda mau dapat mengisikan sekaligus merk dari label tersebut dan no labelnya.
b. Rubah jumlah label dalam satu lembarnya. Dalam hal ini Number Down (jumlah baris / deret ke bawah)dimana untuk stiker label no.103 memliki deret 4 ke bawah dan 3 ke samping (Number accross).
c. Rubah ukuran label menjadi 32 (label height) dan 64 (label width). Jika anda belum merubah unit ukuran menjadi milimeter, maka sesuaikan dengan ukuran yang ada. Jadi jika masih menggunakan cm maka ukuran menjadi 3,2 dan 6,4.
d. Rubah top margin dan side margin sesuai dengan stiker label yang anda gunakan. Jadi biasanya jika anda saat ini memegang stiker label maka marginnya itu adalah border antara kertas kuning dan stikernya.
e. Rubah vertical pitch, disini artinya anda harus mengukur tepi stiker bagian atas pertama hingga tepi stiker bagian atas untuk kekedua.
f. Lakukan hal yang sama pada horizontal pitch.

g. Pada bagian page size, anda harus mengetahui jenis printer yang akan anda gunakan. Maksudnya adalah jika anda menggunakan jenis printer deskjet, maka anda cukup merubah page size menjadi A4. Namun jika anda menggunakan printer laser atau jenis printer yang feedernya bergeser keduanya, maka anda baiknya memilih page size dengan custom dan sesuaikan dengan ukuran kertas label yang berwarna kuningnya. Karena jenis printer ini mencetak lembar kertas selalu ditengah.

Setelah selesai pilih OK pada windows Label Details dan Label Option yang saya beri nomor 7 dan pilih new document yang beri saya nomor 8. Selanjutnya anda dapat mulai memasukan teks ke dalam format label yang telah anda buat.
Sebagai informasi, saat ini saya menggunakan Microsoft word 2013. Dimana garis bantu, tidak menampilkan jarak antara horizontal dan vertical pitch. Sehingga anda harus mencobanya terlebih dahulu agar teks tidak terpotong. Hal ini berbeda jika masih menggunakan Microsoft Word 2007.
Dan jika teks label yang akan ketik berjumlah banyak, tentunya akan membuat anda repot, karena bisa terjadi terdapat duplikat data. Untuk dapat memudahkannya anda dapat menggunakan mailmerge agar lebih memudahkan dan juga jika sekali waktu ada perubahan data dari yang akan anda isi tidak perlu merubah format tersebut. Anda cukup merubah data masternya saja, dan langkah membuat stiker ini bisa anda gunakan untuk membuat label undangan. Hal ini anda dapat mempelajari pada tulisan saya sebelumnya  :

Mailmerge Microsoft Word dengan menggunakan Data Excel
Semoga dengan panduan yang saya berikan ini dapat membantu anda.


ARTIKEL TERKAIT :

2 komentar

masternya microsoft office ni kayaknya masnya.

kebetulan dulu mantan tukang ketik. hehe...

Silahkan berkomentar dengan sopan, terkait artikel yang sedang anda baca. Akan sangat saya hargai jika tidak meninggalkan link. Terima kasih atas kunjungannya.
Komentar