Wednesday, July 18, 2018


Untuk nasabah dengan kategori perusahaan, dan bila menggunakan layanan internet banking sudah tentu dalam menjalankannya diperlukan dua user. User pertama bertindak sebagai maker atau inputer. Dan user kedua sebagai approval atau sebagai releaser. Hal ini adalah sudah standarisasi dalam internet banking perusahaan. Sebenarnya kedua user tersebut dibuat oleh user yang bernama Admin yang terdiri dari sysadmin 1 dan sysadmin 2.

Mengapa pada paragraft di atas saya uraikan adanya syaadmin 1 dan 2. Karena kedua admin tersebutlah yang dapat membuat user maker maupun user approval. Dengan demikian jika salah satu user baik user maker maupun user approval passwordnya terkunci, maka user adminlah yang dapat membuka status pasaword yang terkunci tersebut.

Adapun fungsi sysadmin 1 dan 2 pada internet banking perusahaan adalah :
1. Membuat beberapa user maker
Hal ini bertujuan jika dalam suatu perusahaan terdapat beberapa nomor rekening untuk proses transaksinya yang dikondisikan dengan divisi maupun jenis mata uang yang dimiliki, maka dapat dibuatkan beberapa user maker. Untuk user Approval sebaiknya hanya satu saja.
2. Mengaktifkan fitur tambahan internet banking yang ada, seperti mengaktifkan pembayaran billing pajak, pembayaran nomor virtual yang sebelumnya saat melakukan pendaftaran tidak disertakan.
3. Membuka password user yang terkunci atau mengaktifkan user yang statusnya masih login. Hal ini biasanya disebabkan karena koneksi internet yang terputus.

Oleh karena itu, sebaiknya simpan baik-baik password dari Sysadmin 1 dan 2. Karena jika sampai lupa maka anda harus melakukan permohonan reset password kepada bank tempat anda terdaftar. Dilain kesempatan akan saya jelaskan cara menggunakan sysadmin.


ARTIKEL TERKAIT :

Silahkan berkomentar dengan sopan, terkait artikel yang sedang anda baca. Akan sangat saya hargai jika tidak meninggalkan link. Terima kasih atas kunjungannya.
Komentar