Friday, March 16, 2018

Mengetahui Perbedaan To, Cc dan Bcc

Seberapa sering anda menggunakan email dalam kehidupan sehari-hari atau dalam lingkungan pekerjaan anda? Pada umumnya mereka yang akan mengirimkan email kepada beberapa orang penerima, masih banyak yang hanya menggunakan pilihan "to".

Pilihan ini sebenarnya tidak terlalu jadi masalah jika penerima email tersebut masih dalam jumlah yang sedikit. seperti hanya 5 orang penerima. Namun jika penerima email dengan jumlah yang cukup banyak, maka bisa jadi kita (pengirim) akan dianggap sebagai spammer. Hal ini biasanya jika alamat email tersebut berbayar, maka secara otomatis alamat email pengirim akan ditandai sebagai spam. Sehingga secara otomatis penerima email tidak menerimanya.

Mengetahui fungsi perbedaan To, Cc, dan Bcc saat akan mengirimkan email.


Pada menu penerima email kita dapat melihat :
1. TO : adalah penerima email utama, seperti yang dijelaskan paragraf pertama.

2. CC (carbon copy) yang dapat dikatakan juga dalam surat menyurat sebagai tembusan. Jadi dengan demikian alamat email yang tercantum dalam cc dapat mengetahui alamat email utama (to). Sedangkan alamat email utama tidak dapat mengetahui alamat email yang tercantum pada cc.

Contohnya : jika kita sebagai pegawai akan mengirimkan nota tagihan kepada pembeli dan ditembuskan kepada kepala bagian, maka alamat email utama diisi dengan email pembeli. Sedangkan cc diisi dengan alamat email kepala bagian.

Kelemahan menggunakan fungsi cc :



disaat penerima email hanya menjawab dengan cara replay. Hal ini akan menyebabkan email akan terkirim kepada alamat email yang dijawab saja. Sehingga alamat email yang berada di cc tidak dapat mengetahui, jika email sudah dibalas.

3. BCC (blind carbon copy) fungsi ini dapat digunakan untuk mengirimkan isi email yang sam kepada penerima email dengan jumlah yang banyak. Cara ini bisa dilakukan oleh pengirim email tanpa dianggap sebagai spammer. Karena masing penerima email tidak akan mengetahui alamat email yang lain. Hal ini bisa kita gunakan jika isi email tersebut bersifat rahasia. Misalnya menanyakan no relening, pengiriman form yang perlu di isi oleh supplier atau pembeli.

Jadi dengan mengetahui perbedaan tersebut, maka mulailah kita gunakan cara di atas sesuai tujuan email yang akan kita kirimkan.

0 komentar

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan sopan, terkait artikel yang sedang anda baca. Akan sangat saya hargai jika tidak meninggalkan link. Terima kasih atas kunjungannya.