TRANSLATE TO:

Monday, April 30, 2018

Mengatasi table Microsoft Word yang Tidak Tercetak

Pada umumnya pengguna Microsoft Word menggunakan aplikasi tersebut sebagai pembuatan suatu dokumen dalam bentuk kumpulan kalimat dalam berbentuk sebuah naskah, surat atau suatu karya tulis. Namun dalam prakteknya banyak juga yang menggunakan Microsoft Word sebagai dokumen dalam bentuk tabel. Dimana tabel tersebut dibuat untuk membuat suatu suatu survey atau suatu data informasi yang diperlukan.

Kelebihan dari pembuatan suatu table dari Microsoft Word adalah :
1. Tidak perlu mengatur baris kalimat ke baris yang baru.

2. Dapat mengatur spasi sesuai paragraft yang akan kita gunakan (tidak direkomendasikan).
Mengapa saya katakan dalam membuat teks atau kalimat dalam suatu table tidak direkomendasikan mengatur spasi. Karena pada saat anda membuat lebih dari 1 spasi maka hasil teks pada kolom sampingnya tidak akan sejajar.
Jangan membuat jarak antara paragraft, sehingga biarkan spacing before dan afternya tetap 0.




3. Dapat mensejajarkan posisi baris kalimat antara kolom yang satu dengan yang lainnya. Sedangkan dalam Microsoft Excel setiap awal tulisan berawal dari tabel baku yang ada.

4. Dapat menambahkan kotak pilihan dalam suatu table (yang di tunjukan pada garis warna orange, sedangkan pada Microsoft Excel kita harus mengatur ukuran lebar dan tinggi cell yang akan mempengaruhi baris selanjutnya.


Dari sebagian keuntungan yang saya sebutkan diatas ada beberapa kendala, dimana saat tabel yang anda buat ini berganti halaman yang mengakibatkan tabel tidak dapat tercetak walaupun menampilkan garis pada layar komputer anda (seperti pada gambar yang ditunjukkan panah berwarna hijau dimana yang saya beri garis hitam putus-putus tampak garisnya). Jika anda melihat pada layar komputer terbentuk table seperti pada panah merah, sebenarnya garis bagian atas antara halaman tidak akan tercetak.


Sesuai dengan Judul artikel ini "Mengatasi tabel Microsoft Word yang tidak tercetak" yang dapat ditunjukan pada perbandingan keempat gambar di atas, maka berikut solusi yang dapat anda lakukan :
1. Saat akan berpindah pada halaman baru, anda harus membuat baris baru sehingga garis tabel dapat terbentuk (yang ditunjukan pada panah biru di atas).
Untuk menambahkan baris baru, tempatkan kursor anda pada area tabel yang ditunjukkan pada panah berwarna kuning. Lalu tekan tab pada keyboard anda, dan baris tabel akan terbentuk. Setelah itu lakukan split tabel dengan cara tempat kursor anda pada baris table yang baru, maka akan muncul menu table tools. Lalu pilih layout - split table, seperti pada gambar awal artikel ini.


Dengan melakukan split tabel, maka baris table yang baru dan lama akan terpisah. Sehingga garis dari tabel tersebut akan tercetak.


2. Jangan melakukan proses merge tabel di awal pembuatan tabel. Karena hal ini akan membuat masalah disaat anda akan menambahkan kolom horizontal atau vertikal. Karena Microsoft Word akan membuat tabel berdasarkan tabel histori tabel sebelumnya.

3. Gunakan fungsi Rows & Colomns untuk menambahkan baris dan kolom jika suatu waktu diperlukan.

4. Jika ada penomoran, sebaiknya gunakan cara manual (jangan menggunakan fungsi numbering) bila pada tabel sampingnya akan terisi. Karena saat anda mengisi teks pada tabel samping baris kalimat tidak akan sejajar.

Setelah proses pembuatan dokumen dalam bentuk table telah selesai barulah anda melakukan proses cek kembali jika memang ada tabel yang perlu di merge. Semoga dari penjelasan singkat ini dapat memberikan gambaran bagi para pembaca sekalian. Jika kurang paham, anda dapat meninggalkan komentar agar saya dapat membantu terkait artikel ini.

0 komentar

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan sopan, terkait artikel yang sedang anda baca. Akan sangat saya hargai jika tidak meninggalkan link. Terima kasih atas kunjungannya.