Saturday, June 2, 2018



Interval dalam microsoft excel digambarkan sebagai deretan angka dimana angka-angka tersebut memiliki kelipatan yang sama. Jadi jika anda memiliki suatu data yang akan di input ke dalam tabel excel, maka sebenarnya anda tidak perlu melakukan pengetikan angka-angka tersebut secara manual. Anda dapat langsung menginput kelipatan angka-angka tersebut secara otomatis dengan catatan kelipatan angka tersebut tidak bersifat acak.

Anda dapat menggunakan Menu Editing - Fill di Excel

. Fungsi pengisian cell ini berfungsi untuk menginput cell secara otomatis, dengan dasar hanya pada cell awal saja. Fungsi fill (isian) ini terbagi kedalam beberapa bagian yang sering digunakan diantaranya :
1. Fill-Down, Fill-Right, Fill-Up dan Fill-Left
Fungsi ini digunakan jika anda akan mengisi cell ke bagian cell lain berdasarkan deretnya, baik ke bawah, ke kanan, ke atas atau ke kiri. Untuk cara menggunakannya, anda dapat melihat 4 gambar dibawah ini dengan masing-masing warna sudah saya bedakan.
Pada tabel di atas ada keterangan before yang saya asumsikan sebagai pengisian awal jika kita akan menggunakan fill-down maka tulis terlebih dahulu text atau angka yang akan dijadikan dasar dalam deretnya. Kemudian sort cell-cell yang akan diisi, dimana jika ditunjukan pada gambar tersebut saya menyorot cell G4 sampai dengan J8. Setelah melakukan hal itu anda masuk ke menu fill lalu pilih down. Maka secara otomatis baris kedua dan selanjutnya akan terisi dengan karakter yang sama.


Begitu juga halnya jika anda akan menggunakan fill-up, right atau left. Prinsipnya adalah tempatkan karakter yang akan anda pilih untuk diduplikasi ke arah mana.

2. Fill- Series...
Fungsi inilah yang dimaksud pada awal paragraft dari artikel ini, yaitu untuk menginput cell dalam bentuk kelipatan. Biasanya fungsi ini digunakan untuk kepentingan dalam hal penanggalan, namun bisa juga digunakan untuk kelipatan angka. Karena saya sering menggunakan fungsi ini dalam hal penanggalan, dimana khususnya jika kita akan membuat suatu jadwal kerja.
Berikut saya berikan gambar ilustrasi untuk menggunakan Fill - Series :
Dari Gambar di atas diasumsikan saya akan membuat 9 tanggal yang di mulai dengan tanggal 1 Maret 2018, dimana perubahan tanggal berikutnya memiliki jarak 7 hari.
Langkah yang dapat anda lakukan :
a. Buat kolom no dan tanggal, lalu isi penomoran sampai dengan angka 9. kemudian isi tanggal (dalam hal ini saya isi dengan tanggal 01-03-18)
b. Sorot tanggal 01-03-18 ke bawah.
c. Masuk ke menu fill lalu pilih Series...
d. Saya asumsikan akan memberikan nilai kelipatan 7 dengan unit satuan adalah hari.
Untuk hasilnya anda dapat melihat tabel yang beri saya label Date unit - Day dengan teks berwarna hijau. Lalu disana juga saya melampirkan Date Unit - Weekday. Tetapi hasil akan berbeda jika kita menggunakan Date Unit - Weeday. Karena dengan weekday artinya hari yang dihitung adalah efektif kerja, sehingga hari sabtu dan minggu dianggap libur. Dengan kondisi demikian maka interval atau kelipatan hari tidak akan selalu sama, dalam arti 7 hari. Tetapi mengikuti kapan tanggal atau hari dimulainya.

Demikian penggunaan fill yang sering digunakan untuk mempersingkat pekerjaan anda.



Silahkan berkomentar dengan sopan, terkait artikel yang sedang anda baca. Akan sangat saya hargai jika tidak meninggalkan link. Terima kasih atas kunjungannya.
Komentar