Sunday, October 1, 2017

Mengatasi hasil pivot table yang berbeda

Pada postingan saya sebelumnya yang membahas mengenai pengelompokan data dengan menggunakan pivot table, untuk kode atau identitas dengan angka unik tentu tidak akan mengalami kendala. Namun bagaimana jika kode atau identitas tersebut untuk beberapa periode selanjutnya, dan setelah menghasilkan pivot table tidak sesuai dengan kenyataan atau hasilnya.
Untuk dapat mengetahui permasalahan tersebut anda harus melakukan beberapa langkah. Diantaranya :
1. Lakukan pengecekan atau penyusunan data tersebut apakah sudah sesuai dengan kategori berdasarkan tabel yang anda buat.
2. Sudahkah benar langkah-langlah dalam membuat pivot table, dalam menampilkan pivot table secara otomatis atau secara clasic.
3. Sudahlah benar dalam menginput data kedalam tabel ?
4. Gunakan bantuan filter data untuk mengecek apa yang terinput dalam kolom, sehingga dapat mempermudah untuk mengetahui kesalahan.
5. Bila diperlukan gunakan rumus excel untuk mengecek data yang duplikat seperti pada posting saya sebelumnya.

Lima langkah tersebut adalah syarat mutlak untuk menghasilkan pivot table yang kita inginkan. Namun dari kelima langkah diatas yang paling penting adalah point ke-3. Karena pada point ke-3 tersebut mempunyai peran yang penting. Misalkan kita menginput data dengan kode abx2457 dimana kode tersebut untuk plastik (asumsi). Kemudian kita memasukkan kembali kode abx2457, tetapi ada spasi setelah angka 7. Maka hasil pengelompokan akan bertambah satu yaitu untuk abc2457 (spasi).
Oleh karena itu anda dapat mengatasinya dengan bantuan find and replace, dimana Pada postingan saya sebelumnya yang membahas mengenai pengelompokan data dengan menggunakan pivot table, untuk kode atau identitas dengan angka unik tentu tidak akan mengalami kendala. Namun bagaimana jika kode atau identitas tersebut terdiri dari beberapa periode, dan setelah dibuat pivot table tidak sesuai dengan kenyataan atau hasilnya.
Untuk dapat mengetahui permasalahan tersebut anda harus melakukan beberapa langkah. Diantaranya :
1. Lakukan pengecekan atau penyusunan data tersebut apakah sudah sesuai dengan kategori berdasarkan tabel yang anda buat.
2. Sudahkah benar langkah-langlah dalam membuat pivot table, dalam menampilkan pivot table secara otomatis atau secara clasic.
3. Sudahlah benar dalam menginput data kedalam tabel ?
4. Gunakan bantuan filter data untuk mengecek apa yang terinput dalam kolom, sehingga dapat mempermudah untuk mengetahui kesalahan.
5. Bila diperlukan gunakan rumus excel untuk mengecek data yang duplikat seperti pada posting saya sebelumnya.




Lima langkah tersebut adalah syarat mutlak untuk menghasilkan pivot table yang kita inginkan. Namun dari kelima langkah diatas yang paling penting adalah point 3. Karena pada point 3 tersebut mempunyai peran yang penting. Misalkan kita menginput data dengan kode abx2457 dimana kode tersebut untuk plastik (asumsi). Kemudian kita memasukkan kembali kode abx2457, tetapi ada spasi setelah angka 7. Maka hasil pengelompokan akan bertambah satu yaitu untuk abc2457 (spasi).
Oleh karena itu anda dapat mengatasinya dengan bantuan find and replace, dimana masukan abx2457(spasi) dan masukan abx2457 pada kolom replace.
Demikian cara mengatasi hasil pivot yang berbeda. abx2457(spasi) dan masukan abx2457 pada kolom replace.
Demikian cara mengatasi hasil pivot yang berbeda.

0 komentar

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan sopan, terkait artikel yang sedang anda baca. Akan sangat saya hargai jika tidak meninggalkan link. Terima kasih atas kunjungannya.